Dia, iya dia, bagiku dia adalah wanita terbaik setelah Ibu ku. Mengapa aku bilang seperti itu ya?
Ya karna dia bisa mengerti sifat ku, apa yang aku suka, apa yang aku tidak suka, dia yang sederhana, dia bisa sabar menghadapi sifat dan sikap ku yang seperti ini, dia bisa membuatku semangat menjalani hari-hari ku, dan dia selalu bisa bertahan bersama ku waktu itu, dan masih banyak lagi.
2 bulan sebelum mengenal dia, aku pernah patah hati dibulan yang sama ini seperti ditahun ini, dan patah hati itu kembali lagi di bulan ini, Oktober, ya bulan yang sangat berpengaruh mungkin, atau apa ya bisa disebutnya, hmm entahlah.
Pertama mengenalnya, aku dikenali teman sekolah ku dulu, mungkin dia sudah sangat membenci ku saat ini. waktu itu aku chat keteman ku di aplikasi sosial media yaitu Line dan dia mengirimi kontak perempuan yang sangat banyak waktu itu. sebagian aku chat, tapi ada satu permpuan yang aku pilih, ya yaitu dia. aku kirim pesan ke dia pertama kali itu aku ingat sekali yaitu 'test'. Sangatlah berharga bagiku bisa mengenalnya, mengetahui sifat dia, sikap dia, semuanya tentang dia. setelah lama chat kita telfonan menggunakan Line. Aku senang sekali mendengar suaranya itu hehe, dia bilang 'Suaranya kaya bapak-bapak', ya karna faktor pubertas suaraku menjadi seperti ini he. Dan ada lagi kata-kata dia yaitu 'I like man with mustache' hehe dia bilang seperti itu ketika kita saling mengirimi foto satu sama lain:).
Pertama kita bertemu, aku ingat sekali dikala itu aku meminjam kendaraan kepada teman rumah ku, aku menggunakan jaketnya pula hehe(jaketnya pun masih ada, aku simpan). Aku menjemputnya didepan masjid dekat rumahnya, dan akhirnya aku bertemu dengannya. Terlihat wajahnya yang sangat cantik dan malu-malu itu ketika kita bertemu. Kita jalan-jalan menggunakan motor, kita mengobrol bercanda bersama diperjalanan kala itu. Aku bertanya kepadanya 'Mau makan apa?' dan dia jawab 'Terserah' dan kata-kata itu selalu menjadi jawabannya ketika aku bertanya seperti itu, kita berputar-putar dan jawabannya tetap sama 'Terserah' hehe, akhirnya aku mencoba menentukan tempat makan yang terdekat. Berhenti di warung pinggir jalan yaitu sop iga/sate dan ternyata habis. Kita mencari tempat makan lagi, dan tidak jauh dari tempat itu akhirnya kita menemukan tempat makan, dan kita makan di warung ayam bakar pinggir jalan bersama. Sebenarnya tidak bersama sih, karena dia sudah makan dirumahnya sebelum pergi dengan ku dia bilang kepadaku, tapi aku tetap memesankan makanan untuknya, tapi tidak dimakan olehnya karena sudah kenyang. Akhirnya makanan itu pun aku bungkus dan aku mengantar dia pulang karena sudah malam.
Ada rasa takut, takut dia tidak menyukai ku kala itu, tapi ternyata dia menyukai ku, dia nyaman dengan ku, dan akhirnya aku ungkapkan perasaan ku kepadanya hehe, di tanggal itu kita menjalin kasih cinta bersama. Sangat senang sekali aku bisa menjadi kekasihnya kala itu, beruntung sekali aku bisa menjadi kekasihnya, akhirnya aku menemukan perempuan yang tepat untuk diriku.